Satgas Akan Kembali Korek Keterangan Gayus
Politikindonesia - Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum kembali akan memanggil terdakwa kasus mafia hukum dan pajak, Gayus Halomoan Tambunan. Pemeriksaan ini terkait kasus keluyurannya Gayus dari Rumah Tahanan Markas Komando Brimob Kelapa Dua, Depok beberapa waktu lalu. Satgas ingin mengungkap motif dibalik pelesirannya Gayus ke Bali.
Rencana pemeriksaan atas Gayus itu diungkapkan oleh Anggota Satgas Mas Ahmad Santosa di Komplek DPR/MPR/DPD, Jumat (19/11). “Sudah direncanakan ada. Pokoknya semua pihak, termasuk yang Anda sebut namanya akan dimintai keterangan," ungkapnya.
Akan tetapi, pria yang akrab disapa Ota ini, enggan menyebutkan substansi yang akan ditelusuri Satgas dari keterangan Gayus nanti. "Itu rahasialah," katanya.
Begitu pula soal hasil investigasi Satgas di Bali terkait keluarnya Gayus dengan mudah dari Rutan Mako Brimob Kelapa Dua Depok dan pergi ke Bali bersama keluarganya, Ota enggan berkomentar.
Ota berjanji akan menepati janjinya mengungkapkan hasil investigasi pada tiga hari ke depan. Dia mengatakan Satgas tidak akan terjebak dalam spekulasi mengenai pertemuan Gayus dengan salah satu petinggi Partai Golkar di Bali.
"Kami tidak mau terjebak dengan spekulasi itu, sebab kalau belum apa-apa sudah ada sugesti terhadap orang-orang tertentu, kita nanti dalam penggalian informasi tidak jernih, tidak jujur, tidak obyektif. Tapi siapa pun yang bertemu dengan Gayus akan kita gali. Tidak hanya berfokus pada orang-orang tertentu," tandasnya.
(nit/yk)
Rencana pemeriksaan atas Gayus itu diungkapkan oleh Anggota Satgas Mas Ahmad Santosa di Komplek DPR/MPR/DPD, Jumat (19/11). “Sudah direncanakan ada. Pokoknya semua pihak, termasuk yang Anda sebut namanya akan dimintai keterangan," ungkapnya.
Akan tetapi, pria yang akrab disapa Ota ini, enggan menyebutkan substansi yang akan ditelusuri Satgas dari keterangan Gayus nanti. "Itu rahasialah," katanya.
Begitu pula soal hasil investigasi Satgas di Bali terkait keluarnya Gayus dengan mudah dari Rutan Mako Brimob Kelapa Dua Depok dan pergi ke Bali bersama keluarganya, Ota enggan berkomentar.
Ota berjanji akan menepati janjinya mengungkapkan hasil investigasi pada tiga hari ke depan. Dia mengatakan Satgas tidak akan terjebak dalam spekulasi mengenai pertemuan Gayus dengan salah satu petinggi Partai Golkar di Bali.
"Kami tidak mau terjebak dengan spekulasi itu, sebab kalau belum apa-apa sudah ada sugesti terhadap orang-orang tertentu, kita nanti dalam penggalian informasi tidak jernih, tidak jujur, tidak obyektif. Tapi siapa pun yang bertemu dengan Gayus akan kita gali. Tidak hanya berfokus pada orang-orang tertentu," tandasnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar